Friday, August 8, 2014

Mimpi, Kenyataan, Manusia Berusaha, dan Allah Berkuasa

Mimpi adalah langkah pertama yang perlu dilakukan untuk menggapai cita-cita, menurutku sih mimpi di sini berarti memvisualisasikan cita-cita kita di masa depan dalam pemikiran sehari-hari, tapi  seringkali  ada komentar “apakah dengan bermimpi kita dapat mewujudkan cita-cita?”. Oke mungkin pertanyaan itu muncul seketika, jawaban sederhana yang aku berikan Cuma  “Kalau bermimpi aja kamu gak berani apa lagi buat mewujudkannya?”. Tentu dengan hanya bermimpi tidak lantas cita-cita kita akan terwujud , tetap harus berusaha. Nah berikut salah satu peranan dari mimpi-mimpi kita semua,  dengan bermimpi pasti kita akan ada perasan greget untuk mewujudkannya, apalagi jika mimpi tersebut mengiringi aktivitas kita sehari-hari, tentu kita akan ada greget dan akhirnya take action untuk mewujudkannya, pada awalnya memang sepertinya tidak ada efek dari mimpi kita tadi, tapi rasakan mometumnya lama-kelamaan aku jamin 100% akan merubah hidup kita. Karena dengan awalan mimpi-mimpi tersebut lama-kelamaan ada rasa ingin segera merubah mimpi tersebut menjadi kenyataan tentunya dengan cara berusaha. Sebenarnya antara mimpi dan kenyataan hanya terpisah tirai tipis tinggal waktu yang akan membukanya, mungkin butuh waktu satu jam, sepuluh jam, sehari seminggu, setahun, sepuluh tahun, tergantung dari mimpi dan cara kita mewujudkannya (usaha), mungkin ini terdengar aneh tapi cobalah untuk dilakukan mungkin dalam waktu akan ada hal tak terduga menghampiri anda. Oh iya, mimpi kita ini juga dapat berfungsi sebagai doa, karena mimpi adalah salah satu bentuk prasangka, ingat dengan hadist yang intinya “Allah beserta prasangka hambanya”, dari situ mimpi dapat menjadi doa kita kepada  Tuhan kita. Doa akan pas dan lebih berdampak dengan adanya rasa syukur, rasa syukur disini adalah untuk apa yang sudah kita miliki dan capai sekarang, juga untuk mimpi cita-cita kita yang akan terwujud cepat atau lambat, ya dalam rasa syukur yang kita panjatkan rasakan bahwa apa yang sebenarnya belum tercapai sudah tercapai sekarang, ini juga dapat menjadikan perasaan bahagia dan semangat kita. Seperti yang tertuliskan sebelumnya bahwa untuk menggapai semua mimpi dan cita-cita tetap perlu adanya usaha, ini merupakan rangkaian langkah yang kedua yang perlu kita jalanani ibarat usaha disini adalah eksekusi program, sedangkan mimpi merupakan planingnya. Dalam berusaha tentunya ada kalanya semangat naik turun, persis grafik sinusoidal, ya begitulah memang kita sebagai manusia biasa tak bias mengelaknya. Jika kemungkinan buruk tersebut terjadi, ingat kembali impian-impian serta cita-cita yang telah kita bangun, semoga ini dapat menjadikan charge buat baterai semangat kita sehingga kita dapat melanjutkan usaha untuk membangun cita-cita kita. Berusahalah semaksimal mungkin, insya Allah akan mendapat hasil yang maksimal pula, jika pun tidak mendapat hasil yang masksimal pasti ada hikmah di balik semuanya, mungkin supaya kita lebih memaksimalkan usaha kita lagi, yang peting kita berusaha terus hasilnya serahkan pada Allah, “Kita berusaha, Allah berkehendak”. Hal yang terpenting lainnya adalah dalam berusaha kita harus ikhlas dan berasal dari hati yang paling dalam ketika melakukannya, bukan paksaan dari orang lain serta tidak setengah-setengah, terlanjur basah jadi sekalian menceburkan diri saja. Selanjutnya ketika kita sudah berusaha hal yang kita perlu lakukan adalah tawakal dan terus berdoa agar apa yang telah kita usahakan diberi kemudahan dengan hasil yang sesuai dengan yang kita harapan. Sebagaimana kita manusia biasa harus tetap menerima keputusan dari Tuhan, Allah S.W.T, sehingga kita perlu untuk berdoa kepada Allah, berdoa supaya diberi hasil yang terbaik untuk kita, memang keputusan Allah yang sesuai keinginan kita adalah baik menurut kita, tetapi apapun keputusan-Nya adalah yang terbaik untuk kita, apalagi jika keputusan terbaik menurut-Nya dan sesuai dengan keinginan kita itu adalah kebahagian yang luar biasa, yang perlu diingat apapun keputusan yang diberikan adalah yang terbaik untuk hambanya, mungkin jikapun gagal atau hasil yang kita dapatkan terlihat seperti musibah bagi kita mungkin ada atau aka nada anugrah yang luar biasa akan dating, sehingga tunggu saja saat Allah tersenyum dan berkata, ‘Inilah jalan terbaik yang kuberikan untukmu’ ketika melihat kita sedang berbahagia.