Hati gelisah, kepala pening, pusing. Mau ngerjain tugas, makan, kuliah kepikiran terus sama agenda, rapat, dan beberapa masalah yang belum terselesaikan. Memang menjadi pemimpin itu susah, harus ngatur ini, ngatur itu, koordinasi ini, koordinasi itu, jelas sekali harus membutuhkan seni kepemimpinan, bahkan wajib memilikinya. Walaupun kita secerdas apapun kalau tak punya seni kepemimpinan memang dalam memimpin dan mengarahkan sangat susah sekali. Dan yang parahnya untuk mendapatkan seni kepemimpinan (baca : jiwa kepemimpinan) tidaklah mudah, dan yang pasti tidak lewat teori. Praktik itulah kuncinya, yang perlu digaris bawahi adalah memang satu kali, dua kali, bahkan tiga kali memimpin rasanya susah sekali, malah bisa dikatakan serasa di neraka, ditambah lagi kalo acara/organisasi yang kita pimpin gagal. tapi gak masalahlah itu tahap awal belajar tertekan jadi pemimpin. Tetapi selanjutnya akan terbiasa dalam memimpin sehingga akan berjala lancar dan serasa mudah, tetapi lagi perlu diingat kita memikul amanah dan tugas yang berat membawa kepanitian atau organisasi yang kita pimpin supaya sukses. Saat down ingat banyak yang mendukung dan kita bawa namanya dibelakang kita.
Adapun yang perlu atau modal menjadi pemimipin adalah :
1. Komunikasi yang baik dengan anggota.
2. Peka pada keadaan sekitar kita (anggota dan organisasi/panitia yang kita pimpin)
3. Koordinasi yang baik
4. Tegas bukan berarti keras
5. Jiwa yang kukuh
6. Berpikiran jernih
7. Semangat pantang mundur
8. Tahan tekanan
itulah sekilas tentang menjadi pemimpin kecil-kecilan (bukan pemimpin Negara, Perusahaan, dll). Tapi berawal dari yang kecil itulah kita akan merangkan ke yang lebih besar. Untuk penutup akan ku sampaikan utaian kata yang mungkin bisa menginspirasi kita bersama.
" Bersama dengan datangnya kekuatan, muncul tanggung jawab yang besar"
Semangat... Ganbatte Kudasai
No comments:
Post a Comment