Untuk sebuah nama....
entah apa yang kurasa ini padamu. aku selalu mendengar suaramu tawa mu, bahkan senyum manismu selalu ada dan terbayang tepat didepan mataku.
Ospek, acara yang harus kita ikuti sebelum resmi jadi mahasiswa. Gak jauh beda sama MOS waktu SMP SMA, dibagi jadi kelompok-kelompok disuruh ini itu, ya begitulah. Sebelum hari-H ada kumpul kelompok untuk membahas beberapa hal terkait ospek. Pendamping ospek minta sore hari untuk berkumpul. Oke, aku dateng sesuai waktu on-time! eh sial ditempat janjian cuma ada seorang cewek kurus berambut pajang dikucir. Aku samperin...... degggggggggggg -_-
Awal aku bertemu dia sore itu, merasa ada sesuatu yang spesial dia (hal yang istimewa dan apa itu aku juga tak tau) sehingga akupun sangat ingin tau namanya saat itu juga, yang biasanya bahkan aku tak peduli nama orang yang baru aku kenal. Serasa nyaman berada di dekat nya. Entahlah waktu itu aku tak terlalu memikirkannya, ya mungkin saat itu karena aku sedang patah hati, beberapa bulan yang lalu putus pas mau UN.
entah apa yang kurasa ini padamu. aku selalu mendengar suaramu tawa mu, bahkan senyum manismu selalu ada dan terbayang tepat didepan mataku.
Ospek, acara yang harus kita ikuti sebelum resmi jadi mahasiswa. Gak jauh beda sama MOS waktu SMP SMA, dibagi jadi kelompok-kelompok disuruh ini itu, ya begitulah. Sebelum hari-H ada kumpul kelompok untuk membahas beberapa hal terkait ospek. Pendamping ospek minta sore hari untuk berkumpul. Oke, aku dateng sesuai waktu on-time! eh sial ditempat janjian cuma ada seorang cewek kurus berambut pajang dikucir. Aku samperin...... degggggggggggg -_-
Awal aku bertemu dia sore itu, merasa ada sesuatu yang spesial dia (hal yang istimewa dan apa itu aku juga tak tau) sehingga akupun sangat ingin tau namanya saat itu juga, yang biasanya bahkan aku tak peduli nama orang yang baru aku kenal. Serasa nyaman berada di dekat nya. Entahlah waktu itu aku tak terlalu memikirkannya, ya mungkin saat itu karena aku sedang patah hati, beberapa bulan yang lalu putus pas mau UN.
Ospek, acara yang menurutku membosankan dan cuma ajang pamer dari kakak kelas. Ya tapi gimana lagi mau gak mau harus ikut. Pas ospek semua harus ikut dalam satu kelompok untuk semua agenda, dia termasuk. kenapa ya, setiap meliat kehadirannya aku selalu ingin dekat semakin dekat, seperti ingin medapatkan kenyamanan saat pertama kali bertemu sama dia sore itu. Apa aku suka dia ya?. Tapi bodo amatlah aku gak mau tak pikir. Lagi males deket sama cewek.
Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, dan hari demi hari mengikuti ospek bareng dengan kelompokku. Bercanda bareng, ketawa bareng, dimarahi pendamping bareng. What the hell, aku kebayang dia terus, wah aku beneran suka dia apa ya?. Ya tapi aku mencoba berpikir logis, ya mungkin tadi habis putus. Aku gak mau suka sama dia cuma karena buat pelarian, aku bukan tipe kayak gitu. Mending enggak sama sekali daripada entar malah saling nyakiti perasaan, halah ngomong apa to ^_^. Hari terakhir ospek mungkin hari melelahkan disitu semua lelah terkumpul hahaha, aku pun yang sering olah raga, seenggaknya renang 2 kali seminggu tetep kecapekan. Dia yang kurus itu pun sudah hampir dipastikan sangat kelelahan, dan benar dia jatuh sakit. Aneh banget -_-, emang aku siapanya dia pas itu kenapa bisa khawatir banget tapi ya bisa apa aku, ya paling bisa berdoa dalem hati. ya Allah, kayaknya bener dah aku suka sama dia, tapi apa iya... slow aja lah :D
Pas hari-hari ospek, emang kadang kalo udah sampe di kos aku sms dia, entah bercanda apalah. Kadang aku juga mulai deketin temen akrabnya, dengan tujuan awal kalo emang ntar beneran suka sama dia aku udah siap informannya.......To Be Continued
Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, dan hari demi hari mengikuti ospek bareng dengan kelompokku. Bercanda bareng, ketawa bareng, dimarahi pendamping bareng. What the hell, aku kebayang dia terus, wah aku beneran suka dia apa ya?. Ya tapi aku mencoba berpikir logis, ya mungkin tadi habis putus. Aku gak mau suka sama dia cuma karena buat pelarian, aku bukan tipe kayak gitu. Mending enggak sama sekali daripada entar malah saling nyakiti perasaan, halah ngomong apa to ^_^. Hari terakhir ospek mungkin hari melelahkan disitu semua lelah terkumpul hahaha, aku pun yang sering olah raga, seenggaknya renang 2 kali seminggu tetep kecapekan. Dia yang kurus itu pun sudah hampir dipastikan sangat kelelahan, dan benar dia jatuh sakit. Aneh banget -_-, emang aku siapanya dia pas itu kenapa bisa khawatir banget tapi ya bisa apa aku, ya paling bisa berdoa dalem hati. ya Allah, kayaknya bener dah aku suka sama dia, tapi apa iya... slow aja lah :D
Pas hari-hari ospek, emang kadang kalo udah sampe di kos aku sms dia, entah bercanda apalah. Kadang aku juga mulai deketin temen akrabnya, dengan tujuan awal kalo emang ntar beneran suka sama dia aku udah siap informannya.......To Be Continued
No comments:
Post a Comment